REMBANG – Aula MAN 2 Rembang menjadi saksi sejarah berkumpulnya ratusan alumni dari berbagai penjuru Nusantara dalam acara bertajuk “Reuni Nusantara”. Kegiatan ini menyatukan lintas generasi mulai dari era PGAN Lasem, MAN Lasem, hingga MAN 2 Rembang pada Sabtu, 27/12/2025.
Acara tahun ini mengusung slogan inspiratif DGB, yaitu Datang, Guyub, dan Berdampak. Slogan ini bukan sekadar jargon, melainkan ruh dari seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari temu kangen hingga aksi nyata bagi almamater.
Ketua Panitia Sarasehan dan Reuni Nusantara, Ust. Nur Haqiqi, M.A., menjelaskan makna mendalam di balik slogan tersebut dalam sambutannya.
“Semangat kita hari ini adalah DGB. Kita Datang untuk menyambung kembali sanad silaturahmi yang mungkin sempat terputus jarak. Setelah datang, kita Guyub, meleburkan segala perbedaan profesi dan latar belakang dalam kebersamaan yang hangat. Namun, reuni tidak boleh berhenti di situ saja; kita harus Berdampak. Yayasan dan pembangunan masjid yang kita luncurkan hari ini adalah wujud nyata dari dampak positif yang kita berikan untuk madrasah,” tegas Nur Haqiqi.
Kepala MAN 2 Rembang, Dr. Akhmad Suhadak Solikin, S.Pd. M.Pd.I, memberikan apresiasi tinggi terhadap visi alumni. “Pilar ‘Berdampak’ dalam slogan DGB benar-benar dibuktikan hari ini. Yayasan akan menjadi wadah perjuangan, dan Masjid Mahfudz Al-Jabbar akan menjadi jariyah abadi yang mendukung pembentukan karakter siswa kami,” tuturnya.
Semangat “Berdampak” juga tecermin dari paparan para tokoh alumni yang sukses berkiprah di kancah nasional:
Prof. Dr. H. Imam Yahya, M.Ag. (Alumni PGAN 1988): Guru Besar Ilmu Fiqih UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menekankan pentingnya alumni menjadi figur yang berdampak melalui keilmuan dan moderasi beragama.
Dr. Mohamad Nasih (Alumni MAN Lasem 1997): Tokoh kelahiran Rembang, 1 April 1978 ini memberikan motivasi mengenai peran strategis alumni di sektor politik dan pangan. Pimpinan NUFO Mlagen sekaligus Staf Khusus Kemenko Pangan ini mengajak alumni untuk tidak ragu memberikan dampak besar bagi kedaulatan bangsa melalui wadah Alumni Madrasah.

M. Rokib: Anggota DPRD Kabupaten Rembang yang hadir juga menegaskan bahwa keguyuban alumni harus disalurkan untuk mengawal kebijakan yang pro-pendidikan di daerah.
Kegiatan diakhiri dengan prosesi peletakan batu pertama Masjid Mahfudz Al-Jabbar oleh para tokoh dan pimpinan madrasah. Seluruh alumni yang hadir membawa pulang semangat baru: bahwa sejauh apa pun mereka melangkah, mereka akan selalu Datang kembali, menjaga hubungan yang Guyub, dan terus memastikan kehadiran mereka senantiasa Berdampak bagi MAN 2 Rembang.
Tinggalkan Komentar