Info Sekolah
Minggu, 17 Mei 2026
  • Keluarga Besar MAN 2 Rembang mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H. Semoga ibadah yang kita jalankan diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan, kedamaian, serta kebaikan dalam setiap langkah.
  • Keluarga Besar MAN 2 Rembang mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H. Semoga ibadah yang kita jalankan diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan, kedamaian, serta kebaikan dalam setiap langkah.

Menghidupkan Hati dengan Tadarus Al-Qur’an, Pesan Kultum di MAN 2 Rembang

Terbit : Selasa, 10 Maret 2026 - Kategori : Kegiatan / Ramadan

Lasem – Kegiatan kultum setelah pengajian kitab kembali dilaksanakan di MAN 2 Rembang pada hari Selasa, 10 Maret 2026, bertempat di hall indoor pada pukul 12.00 WIB selama bulan suci Ramadan. Kultum kali ini disampaikan oleh Ibu Shofwatun Ni’mah, S.Pd.I., selaku guru Qur’an Hadis di madrasah tersebut dengan mengangkat tema “Menghidupkan Hati dengan Tadarus Al-Qur’an.”

Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, Ramadan merupakan momentum bagi umat Islam untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kualitas keimanan.

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan selama Ramadan adalah memperbanyak tadarus Al-Qur’an. Menurutnya, tadarus tidak hanya dilakukan sebagai rutinitas semata, tetapi menjadi sarana untuk menghidupkan hati agar tidak menjadi hati yang mati.

“Hati yang mati memiliki beberapa ciri, di antaranya tidak merasa sedih ketika melakukan kesalahan dan merasa nyaman bersahabat dengan orang-orang yang sama-sama lalai,” jelasnya di hadapan para siswa.

Beliau juga menegaskan bahwa Al-Qur’an memiliki fungsi yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dalam Al-Qur’an, khususnya pada Surah Al-Isra ayat 82, dijelaskan bahwa Al-Qur’an menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. Namun bagi orang-orang yang zalim, Al-Qur’an justru akan menambah kerugian.

Melalui ayat tersebut, beliau mengingatkan bahwa Al-Qur’an merupakan obat bagi hati yang mati, sehingga umat Islam dianjurkan untuk senantiasa membaca, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Di akhir kultumnya, beliau berharap agar bulan Ramadan tahun ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh warga madrasah.

“Semoga Ramadan ini dapat memperbaiki ibadah kita, memperbanyak amal kita, dan meningkatkan kualitas iman kita,” tutupnya.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar