Lasem. Suasana khidmat bercampur semarak mewarnai hall MAN 2 Rembang dalam acara Penyerahan Laporan Capaian Hasil Belajar dan Serah Terima Murid Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026. Sebanyak 443 siswa dari program MIPA, IPS, dan Keagamaan secara resmi dikembalikan kepada orang tua/wali murid untuk melanjutkan langkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Acara yang dilaksanakan Sabtu, 9 Mei 2026, menjadi sangat istimewa dengan kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Bapak H. Mukson, S.Ag., M.Pd.I., didampingi Kasi Penmad, Bapak H. Sumardi, M.Pd dan tamu lainnya seperti Drs. Sa’dullah, M.Si. Turut hadir pula jajaran Pengawas Madrasah Aliyah se-Kabupaten Rembang, Pengasuh Ponpes Nailun Naja Bapak KH. Imam Shofwan, serta perwakilan pengasuh pondok pesantren se-Kecamatan Lasem.

Tidak hanya prosesi formal, acara ini dimeriahkan oleh penampilan memukau dari Ekskul Tari MAN 2 Rembang yang membawakan “Tari Asmara Putri Kirana”. Gerakan yang anggun dan kostum yang megah berhasil memukau seluruh hadirin.
Kemeriahan berlanjut dengan penampilan spesial dari Grup Musik Cordova Gambus feat Filda Semarang. Alunan musik gambus modern yang dibawakan dengan apik membawa suasana hangat dan penuh keakraban di tengah keluarga besar madrasah dan para wali murid.
Kepala Madrasah, Dr. Akhmad Suhadak S, S.Pd., M.Pd.I. dalam sambutannya, “Laporan capaian hasil belajar yang Bapak/Ibu terima hari ini adalah bukti nyata perjuangan putra-putri kita selama tiga tahun. Kami serahkan kembali 443 mutiara bangsa ini kepada orang tua dengan harapan ilmu yang didapat menjadi berkah. Teruslah terbang tinggi anak-anakku, jaga nama baik almamater, dan tetaplah rendah hati sebagaimana filosofi santri yang kita tanamkan di Lasem ini.”
Kepala Kantor Kemenag Kab. Rembang H. Mukson, S.Ag., M.Pd.I. juga memberikan arahan, “MAN 2 Rembang telah berhasil menunjukkan kualitasnya dengan meluluskan 443 siswa dari berbagai disiplin ilmu. Saya berpesan kepada para lulusan agar tidak berhenti belajar. Di pundak kalianlah masa depan bangsa dan agama dipertaruhkan. Jadilah lulusan yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tapi juga memiliki kedalaman spiritual dan karakter yang kuat sebagai alumni madrasah.”

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH Imam Shofwan, diikuti dengan sesi foto bersama antara guru, siswa, dan orang tua. Momen ini menandai berakhirnya masa studi formal di madrasah, namun sekaligus membuka gerbang pengabdian yang lebih luas bagi para alumni MAN 2 Rembang di masa depan.



Tinggalkan Komentar