Lasem – Komitmen MAN 2 Rembang dalam mencetak generasi berprestasi kembali diwujudkan melalui pemberian penghargaan kepada murid-siswi berprestasi. Pengelola Suhada Science Boarding School (SSBS) International Class (IC) memberikan penghargaan berupa uang pembinaan kepada 11 murid yang berhasil menorehkan prestasi pada Grand Final Olimpiade Sains Madrasah (OSMA) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.
Penyerahan penghargaan dilaksanakan di Hall MAN 2 Rembang pada Selasa (3/6/2026). Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Kepala MAN 2 Rembang, Akhmad Suhadak Solikin, didampingi Direktur IC, Nur Haqiqi. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras para murid sekaligus upaya nyata pengelola asrama dalam membangun budaya prestasi yang berkelanjutan.
Sebanyak 11 murid menerima penghargaan dengan rincian, Ibnatas Syafaqoh sebagai peraih Medali Emas bidang Biologi menerima uang pembinaan sebesar Rp600.000, Meisya Aulia Q sebagai peraih Medali Perunggu bidang Fisika menerima Rp400.000, sedangkan sembilan murid lainnya yang meraih predikat Honorable Mention masing-masing memperoleh uang pembinaan sebesar Rp100.000.
Direktur IC MAN 2 Rembang, Nur Haqiqi menjelaskan bahwa program penghargaan ini bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan bagian dari strategi pengelolaan asrama untuk membangun motivasi dan semangat kompetisi yang sehat di kalangan murid. Melalui apresiasi tersebut, para murid diharapkan semakin terdorong untuk terus mengembangkan potensi terbaiknya, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Rembang menyampaikan apresiasi kepada seluruh murid yang telah berjuang membawa nama baik madrasah di tingkat provinsi. Menurutnya, keberhasilan para murid tidak lepas dari kerja keras mereka sendiri, dukungan orang tua, serta pendampingan intensif dari para pembina dan pengelola asrama.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya untuk anak-anak IC yang telah mengharumkan nama MAN 2 Rembang. Terima kasih juga kepada seluruh pengelola yang terus berkomitmen mendampingi dan mendongkrak prestasi anak-anak asrama. Semoga pada ajang-ajang berikutnya kita mampu meraih hasil yang lebih baik lagi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Suhadak menegaskan bahwa keberhasilan yang sesungguhnya tidak hanya diukur dari banyaknya prestasi yang diraih, tetapi juga dari kualitas karakter yang dimiliki murid.
“Anak-anak IC selain harus berprestasi secara akademik maupun nonakademik, juga harus unggul dalam akhlak dan karakter. Inilah nilai utama yang terus dibangun melalui kehidupan di asrama SSBS,” tegasnya.
Keberhasilan para murid juga tidak terlepas dari kultur pembinaan yang diterapkan di lingkungan asrama. Selain mendapatkan pendampingan akademik yang intensif, para murid dibiasakan untuk memperkuat ibadah dan kedisiplinan sebagai fondasi meraih kesuksesan.
Salah satu penerima penghargaan, Meisya Aulia Q, peraih Medali Perunggu bidang Fisika, mengungkapkan bahwa lingkungan asrama memberikan dukungan besar terhadap pencapaian prestasinya. Menurutnya, keseimbangan antara usaha belajar dan penguatan spiritual menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai kompetisi.
“Selain rajin belajar, rahasia untuk meraih prestasi adalah menjaga kedekatan dengan Allah melalui sholat malam. Di asrama kami dibiasakan untuk mengetuk pintu langit. Perpaduan antara ikhtiar dan doa itulah yang mempermudah langkah kami,” tuturnya.
Pemberian penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan pengelola SSBS IC MAN 2 Rembang dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Melalui apresiasi tersebut, diharapkan semangat berprestasi semakin tumbuh di kalangan murid asrama sehingga mampu menghadirkan lebih banyak prestasi dan mengharumkan nama MAN 2 Rembang di berbagai ajang kompetisi pada masa mendatang. An/Hud
Tinggalkan Komentar