Lasem — Dalam rangka memperingati Milad ke-64, MAN 2 Rembang menggelar kegiatan Sarasehan dan Ziarah Masyayikh Lasem, Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi warga madrasah untuk memperkuat semangat menuntut ilmu sekaligus mengenang jasa para ulama dan pendiri madrasah.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Pendopo Masjid Jami’ Lasem, Kabupaten Rembang. Sarasehan diikuti oleh warga MAN 2 Rembang dengan menghadirkan K.H. M. Zaim Ahmad Ma’shoem, Pengasuh PP Al-Hidayat Kauman Lasem, sebagai narasumber.
Dalam sarasehan, K.H. M. Zaim Ahmad Ma’shoem menyampaikan pentingnya ilmu sebagai dasar dalam membangun akhlak dan meningkatkan kualitas ibadah. Menurutnya, ilmu tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga menjadi penopang kehidupan seorang muslim.
“Ilmu itu penopang akar, penopang akhlak, penopang ibadah,” tutur K.H. M. Zaim Ahmad Ma’shoem.
Ia juga berpesan agar setiap waktu yang dimiliki senantiasa dimanfaatkan untuk belajar. Menurutnya, masa muda merupakan kesempatan berharga yang tidak boleh disia-siakan.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi warga madrasah untuk terus membangun budaya belajar dan menjadikan ilmu sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.
Usai kegiatan sarasehan, bapak dan ibu guru MAN 2 Rembang melanjutkan kegiatan dengan ziarah dan tabur bunga di makam Mbah Sambu serta makam para pendiri madrasah. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para ulama serta tokoh yang telah meletakkan dasar perjuangan pendidikan di Lasem.
Melalui rangkaian Sarasehan dan Ziarah Masyayikh Lasem, Milad ke-64 MAN 2 Rembang tidak hanya menjadi momentum peringatan usia madrasah, tetapi juga sarana untuk merefleksikan nilai-nilai keilmuan, keteladanan, dan perjuangan para pendahulu. Semangat tersebut diharapkan terus menjadi pijakan bagi MAN 2 Rembang dalam mengembangkan madrasah yang unggul dan berprestasi.



Tinggalkan Komentar