Info Sekolah
Rabu, 16 Sep 2026
  • Selamat Datang di Website Resmi MAN 2 Rembang — Pusat Informasi, Edukasi, dan Publikasi Kegiatan Madrasah dalam Mewujudkan Generasi yang Religius, Unggul, dan Populis.
  • Selamat Datang di Website Resmi MAN 2 Rembang — Pusat Informasi, Edukasi, dan Publikasi Kegiatan Madrasah dalam Mewujudkan Generasi yang Religius, Unggul, dan Populis.

Tingkatkan Kecakapan Digital di Era AI, MAN 2 Rembang Ikuti Bimbingan Literasi Informasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Rembang

Terbit : Rabu, 16 September 2026 - Kategori : Berita Madrasah / Kegiatan

REMBANG. Memasuki pesatnya perkembangan era digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), kemampuan menyaring dan mengelola informasi menjadi hal mendasar yang sangat krusial.

Guna memperkuat kecakapan tersebut di lingkungan pendidikan, puluhan pegiat literasi se-Kabupaten Rembang yang terdiri dari pustakawan, kepala perpustakaan, hingga guru jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA baik negeri maupun swasta mengikuti kegiatan Bimbingan Literasi Informasi yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Umum Kabupaten Rembang pada Selasa, 15/9/2026.

Kepala Perpustakaan Al Kautsar MAN 2 Rembang, Khoirul Anam, S.Si., M.Pd., turut hadir secara aktif dalam forum tersebut untuk terus belajar dan memperkuat strategi literasi informasi di lingkungan madrasah.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Drs. Ahmad Sholehah, M.Pd. (Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kab. Rembang), Agung Yuswanto (pegiat dan Jurnalistik) , dan Rudy Heryanto, S.Hum., M.A (Pranata Humas Ahli Muda Dinas Komunikasi dan Informatika Kab Rembang).

Ketiganya mengajak seluruh peserta untuk saling bergandengan tangan dan berjuang meningkatkan standar literasi informasi di Kabupaten Rembang melalui ekosistem sekolah dan madrasah.

Dalam pemaparannya, para narasumber menegaskan bahwa di tengah banjir informasi dan hadirnya teknologi AI, tingkat literasi informasi yang rendah dapat menimbulkan dampak yang berbahaya jika masyarakat, khususnya para peserta didik, tidak memiliki kemampuan berpikir kritis dalam memilah informasi yang tepercaya.

Ahmad Sholehah, menuturkan bahwa perjuangan menguatkan budaya literasi harus dimulai dari langkah nyata, dari hal terkecil, dan dimulai dari diri sendiri.

Ia menekankan agar para pegiat literasi di sekolah maupun madrasah dapat lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola perpustakaan.
“Pengelola perpustakaan harus mampu menciptakan suasana yang menarik agar murid bersemangat untuk datang dan membaca. Salah satu strategi efektifnya adalah dengan memperbanyak koleksi buku non-teks serta menghidupkan berbagai kegiatan pendukung yang bernuansa literatif,” ungkap Ahmad.

Sementara itu, Rudy Heryanto, menekankan pentingnya membekali peserta didik dengan etika dan literasi digital. Menurutnya, para siswa harus dibekali pengetahuan dan kesadaran yang cukup agar dapat bersikap bijak, kritis, dan bertanggung jawab saat berinteraksi di media sosial.

Keikutsertaan Kepala Perpustakaan Al Kautsar dalam agenda bimbingan ini menjadi komitmen nyata MAN 2 Rembang dalam terus memodernisasi layanan perpustakaan, menguatkan kecakapan digital siswa, serta membendung dampak negatif disinformasi di era digital.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar