Lagi, Istighosah Kubra Menjelang Kelulusan

Ayoo Bantu Share ya...

Lagi, Istighosah Kubra Menjelang Kelulusan

 

Lasem- MAN 2 Rembang menyelenggarakan istighosah kubra pada hari Jumat (28/2) di Masjid Jami’ Lasem. Acara tersebut merupakan acara rutin tiap tahun yang diselenggarakan MAN 2 Rembang. Ujian kelulusan akan ditempuh siswa kelas XII pada hari Senin mendatang. Peserta istighosah kubra meliputi peserta didik kelas X,XI,XII, dan Bapak/Ibu guru.

Tak hanya kelas XII yang ujian, peserta didik kelas X dan XI pun juga akan melaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS) pada Kamis (5/3) mendatang. Seluruh masyarakat MAN 2 Rembang yang hadir mendoakan kelancaran bersama dalam melaksanakan rangkaian ujian tersebut.

Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa pengasuh pondok pesantren di Lasem. Diantaranya, K.H Imam Shofwan (pengasuh Ponpes Putra Nailunnajah), K.H Abdullah Mashadi (pengasuh Ponpes Al Hadi), dan K.H Abdul Qoyyum Manshur akrabnya Gus Qoyyum (pengasuh Ponpes Putra An Nur).

Diawali dengan apel bersama, Dr. Usman Affandi selaku kepala MAN 2 Rembang memberi arahan kepada pesert didik sebelum berangkat ke Masjid Jami’ Lasem. Setelah itu, peserta didik secara bergiliran megantre menunggu gilirannya jalan tiba dimaksudkan agar tertib dan tidak mengganggu aktivitas jalan raya.

Setibanya di masjid, peserta istighosah langsung masuk dan melaksanakan sholat dhuha, sedangkan yang berhalangan diarahkan menuju sebelah selatan masjid. MAN 2 Rembang mewajibkan peserta didiknya untuk sholat dhuha berjamaah. Oleh sebab itu, mereka harus berwudhu ketika masih di rumah/pondok sebelum berangkat ke madrasah. Sebelum sholat, seorang guru memberi arahan agar peserta istighosah menunaikan sholat dhuha kemudian sholat sunnah 2 rakaat.

Usai sholat, disambung pembacaan istighosah oleh K.H Imam Shofwan yang diikuti oleh peserta istighosah. Mereka memanjatkan doa penuh dengan khusyuk. Lalu dilanjutkan oleh Gus Qoyyum yang memberi pesan-pesan dalam mauidhohnya, dan ditutup doa yang dipimpin K.H Abdullah Mashadi.

Segala yang diinginkan ditumpahkan dalam acara tersebut. Semuanya berharap diberi kelancaran,kemudahan, dan nilai yang baik dalam menjalani ujian. Tiap yang hadir memiliki keinginannya sendiri-sendiri, dikemas dalam doa yang berisi pujian kepada Allah.

Acara ini merupakan saah satu cara menyucikan niat dan batin sebelum melaksanakan ujian. Diharapkan peserta didik dapat mengerjakan ujiannya dengan baik dan lulus dengan nilai memuaskan.

Leave a reply