MAN 2 Pamerkan 50 Desain Batik Lasem Karya Siswa

Sebanyak 50 jenis batik Lasem, Rabu (18/4) siang dipamerkan dalam peragaan busana yang digelar di MAN 2 Rembang. Yang menarik, desain busana tersebut merupakan karya siswa hasil pengembangan kegiatan ekstrakurikuler madrasah.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kirab budaya yang digelar dalam momen peringatan Hari Kartini dan juga ulang tahun Pendidikan Guru Agama (PGA) Lasem ke-28, yang sekarang berubah namanya menjadi MAN 2 Rembang.

Sebanyak 1.462 siswa terlibat pada pameran yang dikemas dalam bentuk karnival itu. Sebanyak 50 siswa memeragakan berbagai desain busana batik Lasem. Sedangkan sisanya menggunakan aneka macam kebaya yang mencerminkan kearifan lokal di Jawa Tengah.

Kepala MAN 2 Rembang, Usman Efendi mengungkapkan, misi utama dari kegiatan yang digelar tahunan itu adalah mempromosikan potensi kearifan lokal, dalam hal ini batik Lasem. Harapannya, masyarakat bisa lebih mengenal keberadaan batik Lasem sebagai salah satu warusan budaya di Rembang.

“Tentu saja kegiatan ini tujuannya adalah mengangkat kearifan lokal. Ada 50 jenis batik Lasem yang diperagakan anak-anak dengan desain dari mereka sendiri. Di momen Hari Kartini ini, kami ingin anak-anak menjiwai perjuangan Kartini dengan semangat berkarya,” terang Usman.

Usman menyebut, pada momen karnival yang dihadiri ribuan masyarakat itu, pihak madrasah juga menyampaikan kampanye perubahan nama MAN Lasem yang secara resmi berganti menjadi MAN 2 Rembang.

“Anak-anak berkeliling di sejumlah kawasan Lasem sejauh 2 kilometer. Kami mengampanyekan banyak hal, mulai perjuangan Kartini, batik Lasem hingga perubahan nama dari MAN Lasem menjadi MAN 2 Rembang,” ujarnya.

Sementara itu, pelaksanaan karnival dan peragaan batik Lasem oleh siswa MAN 2 Rembang diparesiasi masyarakat luas. Mereka rela menunggu dan memadati tepian Jalan Pantura untuk menunggu rombongan karnival.

Sejumlah pejabat juga menikmati acara tersebut, seperti Bupati Abdul Hafidz, Kepala Kemenag Rembang Atho’illah Muslim. Bahkan, Bupati Abdul Hafidz memberikan apresiasi kepada karya yang dihasilkan anak-anak MAN 2 Rembang.

Leave a reply