Siswa Madrasah di Lasem Galang Dana untuk Pengungsi Rohingya

Siswa MAN Lasem Kabupaten Rembang, Senin (11/9) siang melakukan aksi empati untuk etnis Rohingya yang tengah disorot lantaran menjadi korban kekerasan di Myanmar. Aksi dilakukan dengan penggalangan dana menyasar siswa dan guru madrasah tersebut.

Belasan pengurus OSIS madrasah tersebut berkeliling di tengah peserta upacara bendera dengan membawa kardus bertuliskan ‘Save Rohingya’. Setiap siswa yang juga membawa poster ‘Save Rohingya’ mengeluarkan sebagian uang saku dimasukan kardus tersebut sebagai wujud empati terhadap penderitaan etnis muslim Rohingya.

Antusiasme siswa untuk membantu meringankan beban penderitaan etnis Rohingya di Myanmar cukup tinggi. Buktinya, selama satu jam aksi penggalangan dana digelar terkumpul uang dari siswa sebanyak Rp 7,6 juta. Guru dan madrasah juga memberikan sumbangan, sehingga total hasil penggalangan dana mencapai Rp 10.550.000,-.

Kepala MAN Lasem, Shofi mengungkapkan, aksi penggalangan dana untuk etnis Rohingya merupakan wujud kepedulian kalangan madrasah terhadap bencana kemanusiaan di sana. Aksi ini juga selaras dengan pendidikan kharakter yang selama ini diajarkan di MAN Lasem.

“Aksi solidaritas ini sebagai bentuk kepedulian kami antarsesama manusia. Dana yang terkumpul akan kami salurkan kepada pihak yang berwenang untuk menyalurkan bantuan ke sana,” terang Shofi.

Perwakilan OSIS MAN Lasem, Zahrotul Afidah mengatakan, bencana kemanusiaan di Myanmar sudah menjadi konsumsi publik internasional. Bukan hanya kalangan dewasa saja, pelajar pun mengetahui secara gamblang kekerasan terhadap Rohingya melalui berbagai media.

“Memanfaatkan momentum upacara kami mencoba melakukan penggalangan dana, dan terkumpul cukup banyak. Kami ingin menanamkan sikap kepedulian dan empati terhadap sesama manusia,” kata dia.

Leave a reply