Lasem — Civitas akademika MAN 2 Rembang kembali mengikuti kegiatan kultum menjelang salat Zuhur berjamaah yang dilaksanakan di hall indoor madrasah. Kultum kali ini disampaikan oleh Ibu Khalimatul Hidayah, S.Pd., S.Fil., yang memberikan tausiyah tentang pentingnya puasa sebagai sarana membersihkan hati dan jiwa.
Dalam penyampaiannya, beliau mengutip firman Allah Swt. dalam Surah Asy-Syams ayat 9 –10 yang menjelaskan bahwa keberuntungan akan diraih oleh orang yang mampu mensucikan hatinya, sedangkan kerugian akan menimpa orang yang mengotorinya. Ayat tersebut mengingatkan bahwa kebersihan hati merupakan kunci keberhasilan manusia dalam menjalani kehidupan.
“Kita akan termasuk orang yang beruntung apabila mampu mensucikan hati dan jiwa kita,” ungkap Khalimatul Hidayah di hadapan para siswa dan guru.
Beliau juga menekankan bahwa menjaga lisan merupakan salah satu cara membersihkan hati. Perkataan yang kotor atau tidak baik dapat mengotori hati seseorang. Oleh karena itu, setiap muslim dianjurkan untuk senantiasa menjaga ucapan dan perilaku.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa bulan suci Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk melatih diri dalam membersihkan hati. Melalui ibadah puasa, seseorang tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari perbuatan dan perkataan yang buruk.
“Dengan hadirnya bulan suci Ramadan ini, mari kita berpuasa dengan sungguh-sungguh serta saling menghormati orang yang sedang menjalankan ibadah puasa,” pesannya.
Menurutnya, puasa memiliki hikmah besar dalam kehidupan, salah satunya adalah membersihkan hati dari berbagai penyakit seperti iri, dengki, dan amarah. Puasa juga menjadi tameng bagi seorang muslim untuk menjaga diri dari perbuatan yang tidak baik.
Kegiatan kultum ini diharapkan dapat menambah pemahaman dan motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai sarana memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, serta menjaga kebersihan hati dan jiwa.
Tinggalkan Komentar