Lasem – MAN 2 Rembang terus mendorong transformasi digital dalam berbagai layanan madrasah. Salah satunya melalui penerapan kartu presensi digital berbasis barcode bagi murid kelas X, XI, dan XII.
Mulai Senin (10/8/2026), seluruh murid MAN 2 Rembang siap menggunakan kartu presensi digital sebagai bagian dari sistem pencatatan kehadiran di madrasah. Dengan sekali tap pada perangkat presensi, data kehadiran murid dapat tercatat secara digital.
Penerapan presensi barcode ini menjadi salah satu langkah nyata MAN 2 Rembang dalam mewujudkan digitalisasi madrasah. Kehadiran teknologi diharapkan dapat membuat proses presensi menjadi lebih praktis, tertib, dan efisien.
Kartu presensi digital juga menjadi bagian dari upaya madrasah untuk membangun budaya yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Murid tidak hanya memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, tetapi juga dalam aktivitas administrasi dan layanan sehari-hari di lingkungan madrasah.
“Sekali tap, hadir siap,” menjadi gambaran kemudahan sistem presensi baru tersebut. Murid cukup menggunakan kartu yang telah disiapkan untuk melakukan presensi saat datang ke madrasah.
Penerapan sistem ini sekaligus memperkuat komitmen MAN 2 Rembang untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan. Sebelumnya, madrasah juga telah mengembangkan sejumlah layanan berbasis digital, termasuk perpustakaan digital sebagai bagian dari peningkatan layanan literasi bagi warga madrasah.
Kepala MAN 2 Rembang, Akhmad Suhadak Solikin, terus mendorong pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari pengembangan madrasah. Langkah digitalisasi diharapkan tidak sekadar menghadirkan perangkat baru, tetapi juga membangun kebiasaan warga madrasah untuk memanfaatkan teknologi secara efektif dan bertanggung jawab.
Dengan diberlakukannya kartu presensi digital, MAN 2 Rembang semakin menunjukkan komitmennya untuk menjadi madrasah yang religius, unggul, adaptif terhadap teknologi, dan siap menghadapi perkembangan zaman.(Dic/Yul)
Tinggalkan Komentar