Lasem – Komitmen MAN 2 Rembang untuk meraih predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional terus diwujudkan melalui berbagai upaya strategis. Salah satunya dengan menggelar kegiatan Pendampingan Calon Sekolah Adiwiyata Nasional pada Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat MAN 2 Rembang tersebut dihadiri oleh Kepala MAN 2 Rembang Akhmad Suhadak Solikin, Kepala SMPN 1 Lasem Estu Budi Winarni, tim Adiwiyata SMPN 1 Lasem, serta tim Adiwiyata MAN 2 Rembang.
Pendampingan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Fokus kegiatan kali ini adalah melakukan pengecekan dan evaluasi terhadap berbagai eviden yang telah disusun oleh tim Adiwiyata MAN 2 Rembang, sekaligus memberikan masukan untuk penyempurnaan dokumen pendukung yang diperlukan dalam penilaian Adiwiyata Nasional.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Rembang, Akhmad Suhadak Solikin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tim SMPN 1 Lasem yang telah berkenan hadir untuk memberikan pendampingan.
“Kami telah berupaya maksimal mengumpulkan berbagai dokumen yang dibutuhkan. Namun tentu masih terdapat beberapa kekurangan. Oleh karena itu, kami berharap tim pendamping dapat memberikan masukan dan koreksi agar seluruh eviden yang kami siapkan semakin baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Lasem, Estu Budi Winarni, menjelaskan bahwa dalam kegiatan pendampingan tersebut ia membawa tiga anggota tim yang selama ini menjadi “ring satu” dalam proses pendampingan adiwiyata di sekolahnya. Ketiganya juga merupakan juri adiwiyata tingkat kabupaten yang memiliki pengalaman dalam proses penilaian Sekolah Adiwiyata.
“Kami dengan senang hati membantu dan mendampingi sekolah-sekolah yang berupaya meraih predikat Adiwiyata Nasional. Namun tentu prosesnya harus mengikuti tahapan dan alur yang telah ditentukan agar hasilnya optimal,” tutur Estu.
Selama kegiatan berlangsung, tim pendamping melakukan pengecekan secara detail terhadap setiap eviden yang telah disiapkan. Evaluasi difokuskan pada lima komponen utama Adiwiyata, yaitu Pengelolaan Sampah, Kebersihan dan Sanitasi, Konservasi Energi, Konservasi Air, serta Keanekaragaman Hayati melalui program penghijauan.
Melalui pendampingan ini, MAN 2 Rembang semakin optimistis dapat menyempurnakan seluruh dokumen dan program yang telah dilaksanakan, sehingga siap menghadapi proses penilaian menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional. –huda



Tinggalkan Komentar